Sabtu, 15 September 2007

Seandainya rodaku dibawah, dunia ku malam

Hari ini aku sengaja gak bawa motor ke kantor. Biarin nebeng aja ama bos, biar hemat bensin dan enak tinggal duduk ajah (hehehe….). Perlahan motor pun melaju, angin sepoi-sepoi mengayun-ayunkan jilbabku….subahanalloh indahnya pagimu Ya Alloh.. J

Kami mulai melewati jembatan yang tinggi yang dibawahnya ada sungai. Sekilas mataku tertuju dengan seorang bapak yang sedang susah payah mendorong gerobak yang penuh berisi pisang di jembatan itu. Mataku tak mau beralih dari menatap pemandangan itu. Serasa aku ikutan capek lihat nafasnya yang tersengal-sengal karena menahan beratnya beban di gerobaknya.

Aku mulai membandingkan dengan diriku, yang sedikit lebih beruntung dibanding dia. Kerja gak perlu panas-panasan. Gak perlu keluar tenaga banyak, duduk di kursi yang nyaman. Dan walau sedikit aku punya anggaran yang bisa diaharapkan tiap bulannya. Sementara bapak itu…keuntungan dari jualan pisangnya gak seberapa (menurutku), belum lagi harus berhadapan dengan pembeli yang soal tawar-menawar gila benerrr….menzholimi penjualnya. Aku belum punya tanggungan yang harus di biayai, bapak itu mungkin anaknya 3 , empat atau mungkin 6 orang. Masya4jj1…gimana dia mengatur keuangan rumahtangganya…

Lama aku menatap wajahnya yang walau terlihat lelah tapi ada semburat ketabahan dan keikhlasan menjalani hidupnya itu. Prends..mungkin kita akan berfikir itu emang sudah taqdir hidupnya, nggak perlu capek-capek mikirin gituan deh…Ya mungkin kita bisa mengatakan gitu. Tapi , ingatlah sobat gak selamanya roda itu diatas, gak selamanya dunia itu malam. Ada kalanya malam beranjak digantikan sang surya, ada kalanya roda yang tadinya di atas menjadi di bawah. Saat ini kita yang di atas, belum tentu besok. Mungkin karena keserakahan kita, keegoan kita, ketidak perdulian kita Dia mengambil sumber rezeki yang selama ini kita bangga-banggakan. Mendadak perusahaan bangkrut, atau usaha kita yang ditipu orang, atau toko kita terbakar, na’uudzubillah..
Seandainya rodaku di bawah, duniaku menjadi malam. Semua kemudahan menjadi sulit, semua kenikmatan menjadi kesengsaraan. Sobat…Kalau 4jj1 mau untuk mengambil semua yang sedang dititipkannya pada kita , hanya sebentar saja sobat. Bukankah seluruh harta yang kita miliki, bahkan tubuh ini, wajah yang cantik , tampan atau otot yang kekar semua itu adalah titipannya ?

Jangan sampai Dia menegur kita, baru jiwa kita yang serakah tersadar. Walau belum terlambat untuk bertaubat tapi sungguh waktu yang tersisa belum tentu bisa menebus semua kezholiman kita.

Sobat, mari kita jadikan bulan suci ini adalah bulan untuk mengasah kelembutan hati, Bulan untuk berbagi. Rp.1,- yang kamu keluarkan akan dilipatgandakan menjadi 10 kebaikan dari yang engkau berikan. Bank mana yang mau memberikan bungan 1000%. Memang sangat indah jika melakukan jual beli dengan Dzat Yang Maha Kaya . Subhaanalloh.. J

Welcome mylove Ramadhan


Ramadhan kembali menyapa para perindu akan kehadirannya…

Ramadhan tahun ini, sedikit berbeda yang ku rasakan. Alhamdulillah…aku merasa lebih bersuka cita untuk meyambutnya dari tahun-tahun sebelumnya. Aku mulai menyusun target-target ramadhan. Target yang akan menjadi awal dari perbaikan diriku, dalam rangka pen-tarbiyahan jiwa yang masih sering terlena dengan dunia dan syahwat.
Tahun ini aku tetapkan target-target ramadhan , begitu juga tahun lalu. Aku coba berkompetisi dengan para cintaku at my second family. Tahun lalu aku kalah kompetisi. Target ku lulus juz 30 (hihi..malu euy udah guedee gini baru mau juz 30, biarin ah….nyang penting semangaaattt :D) . Ternyata rival ku gak jauh berbeda kondisinya dengan aku, dia kalah juga karena gak mencapai target, hehehe….. Jadi deh kantong kami jebol untuk bayar kompensasi, tapi jangan khawatir prends…. Orang yang membutuhkan yang dapet rezeki dari kekalahan kami, menyedihkan tapi happy ending juga liat ada yg seneng J

Tahun ini….
Aku coba tetapkan target-target ramadhan (apa tuh targetnya…..ada deh ;) )
Prends..terkadang aku merenungi betapa rapuhnya diri ini. Hanya untuk mengkhatamkan satu juz perhari koq rasanya ada aja penghalangnya. Aku malu dengan saudara-saudaraku di Palestine, mereka dalam kondisi perang bisa lebih dari satu juz perharinya. Belum lagi shoum mereka sepanjang perang lebih banyak shoum daripada kenyang perutnya. Yah dari shoum juga kekuatan para mujahid di perang Badr menemukan semangat jihad mereka.

Sobat..
Bulan ramadhan seluruh stasiun televisi seperti disulap untuk ikut menghadirkan suasana ramadhan, sinetron yang dikemas pake bumbu2 Islami walau ujung-ujungnya juga banyak mudharatnya kalau ditonton. Artis-artis yang doyan buka-bukaan, bulan romadhon semua mendadak nempel songkok atau apalah namanya di kepala mereka (dibilang jilbab juga gak jelas gituh..). Ah..pusyingggg deh mikirin para artis itu (sapa lageeee yang nyuruh mikirin , hehehe…).

Semoga…
Tahun ini adalah ramadhan terbaikku..ramadhan terbaikmu, dan ramadhan terbaik seluruh mukmin yang merindukan kehadiran ramadhan…Semoga..ini bukan ramadhan terakhirku



Taqabbalallaahu minnaa waminkum..