Ramadhan kembali menyapa para perindu akan kehadirannya…
Ramadhan tahun ini, sedikit berbeda yang ku rasakan. Alhamdulillah…aku merasa lebih bersuka cita untuk meyambutnya dari tahun-tahun sebelumnya. Aku mulai menyusun target-target ramadhan. Target yang akan menjadi awal dari perbaikan diriku, dalam rangka pen-tarbiyahan jiwa yang masih sering terlena dengan dunia dan syahwat.
Tahun ini aku tetapkan target-target ramadhan , begitu juga tahun lalu. Aku coba berkompetisi dengan para cintaku at my second family. Tahun lalu aku kalah kompetisi. Target ku lulus juz 30 (hihi..malu euy udah guedee gini baru mau juz 30, biarin ah….nyang penting semangaaattt :D) . Ternyata rival ku gak jauh berbeda kondisinya dengan aku, dia kalah juga karena gak mencapai target, hehehe….. Jadi deh kantong kami jebol untuk bayar kompensasi, tapi jangan khawatir prends…. Orang yang membutuhkan yang dapet rezeki dari kekalahan kami, menyedihkan tapi happy ending juga liat ada yg seneng J
Tahun ini….
Aku cob
a tetapkan target-target ramadhan (apa tuh targetnya…..ada deh ;) )
Prends..terkadang aku merenungi betapa rapuhnya diri ini. Hanya untuk mengkhatamkan satu juz perhari koq rasanya ada aja penghalangnya. Aku malu dengan saudara-saudaraku di Palestine, mereka dalam kondisi perang bisa lebih dari satu juz perharinya. Belum lagi shoum mereka sepanjang perang lebih banyak shoum daripada kenyang perutnya. Yah dari shoum juga kekuatan para mujahid di perang Badr menemukan semangat jihad mereka.
Sobat..
Bulan ramadhan seluruh stasiun televisi seperti disulap untuk ikut menghadirkan suasana ramadhan, sinetron yang dikemas pake bumbu2 Islami walau ujung-ujungnya juga banyak mudharatnya kalau ditonton. Artis-artis yang doyan buka-bukaan, bulan romadhon semua mendadak nempel songkok atau apalah namanya di kepala mereka (dibilang jilbab juga gak jelas gituh..). Ah..pusyingggg deh mikirin para artis itu (sapa lageeee yang nyuruh mikirin , hehehe…).
Semoga…
Tahun ini adalah ramadhan terbaikku..ramadhan terbaikmu, dan ramadhan terbaik seluruh mukmin yang merindukan kehadiran ramadhan…Semoga..ini bukan ramadhan terakhirku
Ramadhan tahun ini, sedikit berbeda yang ku rasakan. Alhamdulillah…aku merasa lebih bersuka cita untuk meyambutnya dari tahun-tahun sebelumnya. Aku mulai menyusun target-target ramadhan. Target yang akan menjadi awal dari perbaikan diriku, dalam rangka pen-tarbiyahan jiwa yang masih sering terlena dengan dunia dan syahwat.
Tahun ini aku tetapkan target-target ramadhan , begitu juga tahun lalu. Aku coba berkompetisi dengan para cintaku at my second family. Tahun lalu aku kalah kompetisi. Target ku lulus juz 30 (hihi..malu euy udah guedee gini baru mau juz 30, biarin ah….nyang penting semangaaattt :D) . Ternyata rival ku gak jauh berbeda kondisinya dengan aku, dia kalah juga karena gak mencapai target, hehehe….. Jadi deh kantong kami jebol untuk bayar kompensasi, tapi jangan khawatir prends…. Orang yang membutuhkan yang dapet rezeki dari kekalahan kami, menyedihkan tapi happy ending juga liat ada yg seneng J
Tahun ini….
Aku cob
a tetapkan target-target ramadhan (apa tuh targetnya…..ada deh ;) )Prends..terkadang aku merenungi betapa rapuhnya diri ini. Hanya untuk mengkhatamkan satu juz perhari koq rasanya ada aja penghalangnya. Aku malu dengan saudara-saudaraku di Palestine, mereka dalam kondisi perang bisa lebih dari satu juz perharinya. Belum lagi shoum mereka sepanjang perang lebih banyak shoum daripada kenyang perutnya. Yah dari shoum juga kekuatan para mujahid di perang Badr menemukan semangat jihad mereka.
Sobat..
Bulan ramadhan seluruh stasiun televisi seperti disulap untuk ikut menghadirkan suasana ramadhan, sinetron yang dikemas pake bumbu2 Islami walau ujung-ujungnya juga banyak mudharatnya kalau ditonton. Artis-artis yang doyan buka-bukaan, bulan romadhon semua mendadak nempel songkok atau apalah namanya di kepala mereka (dibilang jilbab juga gak jelas gituh..). Ah..pusyingggg deh mikirin para artis itu (sapa lageeee yang nyuruh mikirin , hehehe…).
Semoga…
Tahun ini adalah ramadhan terbaikku..ramadhan terbaikmu, dan ramadhan terbaik seluruh mukmin yang merindukan kehadiran ramadhan…Semoga..ini bukan ramadhan terakhirku
Taqabbalallaahu minnaa waminkum..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar