Salah satu jargon di rumah ku yang amat populer adalah “Syukurin aja apa adanya”. Kalimat ini menjadi senjata kalau ada diantara keluarga kami yang mengeluh dalam hal apapun . Makanan yang kurang sesuai selera, jatah uang saku yang sedikit dan apapun itu. Kalau udah di keluarkan jurus yang satu ini, seperti di komando kami semua akan serentak menyenandungkan nasyid RAIHAN “Syukur..syukur..syukur…Ya Alloh…, syukur..Alhamdulillah…”, maka yang mengeluh tinggal mesem-mesem ajah, hehehe…….rasain...
Begitu juga dengan adik ku yang paling bontot yang baru duduk di kelas 4 esde, jargon ini sangat familiar di telinganya. Walau terkadang dia juga sering jadi bahan serangan karena sering mengeluh juga, hihihi..lucunya adikku ini....
Suatu ketika...., ibu ku tersayang mengecek buku-buku sekolah adik ku itu. Kemudian tertegun dengan satu halaman di buku tulisnya. Bukan apa-apa ibu tertegun melihat nilai yang tertera di buku itu. Nilai 5 terpampang manis di buku tulisnya :D, Kemudian ibu ku langsung ngomong ke adik : ”Masya Alloh...dek..malunya mamak lihat nilai 5 ini...Gimana mau rangking satu. Gimana mau jadi juara kelas kalau nilainya 5 gini”. Sejurus kemudian, adikku nyeletuk : ”Mak..syukurin aja apa adanya...” .”Hah......” Kening ibuku langsung berkerut..., hehehe......
Kami yang mendengarnya hanya bisa cekakak..cekikik.....nahan geli.., hahaha....
Begitu juga dengan adik ku yang paling bontot yang baru duduk di kelas 4 esde, jargon ini sangat familiar di telinganya. Walau terkadang dia juga sering jadi bahan serangan karena sering mengeluh juga, hihihi..lucunya adikku ini....
Suatu ketika...., ibu ku tersayang mengecek buku-buku sekolah adik ku itu. Kemudian tertegun dengan satu halaman di buku tulisnya. Bukan apa-apa ibu tertegun melihat nilai yang tertera di buku itu. Nilai 5 terpampang manis di buku tulisnya :D, Kemudian ibu ku langsung ngomong ke adik : ”Masya Alloh...dek..malunya mamak lihat nilai 5 ini...Gimana mau rangking satu. Gimana mau jadi juara kelas kalau nilainya 5 gini”. Sejurus kemudian, adikku nyeletuk : ”Mak..syukurin aja apa adanya...” .”Hah......” Kening ibuku langsung berkerut..., hehehe......
Kami yang mendengarnya hanya bisa cekakak..cekikik.....nahan geli.., hahaha....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar